Suatu hari...bila Si Ayah berbicara...
Written by permata on 07.11Suatu hari...bila Si Ayah berbicara...
Benakku tersentuh tatkala ayah mengucup dahiku
Kata ayah, kini aku sudah dewasa
Perlu matang mengemudi hari esok.
Mengapa perlu ayah mengeluarkan kata-kata itu?
Tidak lagikah ayah sayang padaku?
Adakah hari esok menandakan bermulanya kehidupanku bersendiri?
Termangu diri dibuatnya...
Hatiku berat menerima pemberian ayah
Kemas dan rapi tiap sudut ditudungkan
Ayah, inikah pemberian terakhir darimu buatku, puterimu?
Hatiku berkelana mencari segala yang tersirat.
Akhirnya terungkai;
Senaskah al-quran pemberian ayah...
Puteri, hati kita dikawal oleh Allah
Puteri perlu banyakkan zikir pada Allah
Kelak seandainya ayah tiada lagi
Pasti, pasti Allah akan menjaga puteri.
Islam, indahnya ajaran dan didikanmu
Mengenalimu menyayangimu cukup membahagiakanku
Memudahkan ayah, menyenangkan ayah pergi jauh dariku
Kerana menurut ayah,
Mengenali Islam, menyayangi Islam menjanjikan kebahagiaan yang abadi.
Mengenali Allah, menyayangi Allah menjanjikan kebahagiaan yang
hakiki...
http://sitiyusrinanadihahjamaludin.blogspot.com/2006_06_01_archive.html
0 komentar: Responses to “ Suatu hari...bila Si Ayah berbicara... ”