Bila Hidup itu Cermin...
Written by permata on 06.48Bila Hidup itu Cermin...
Bila hidup itu cermin
Maka isyarat apa yang mampu menyiratkan hidup bahawa kehidupan itu
adalah sosok kita
Atau... sesosok kehidupan adalah penampakan dari wujud kita yang telah
terpantulkan melalui lembar-lembar perjalanan
Maka,
Bila hidup itu cermin
Seharusnya kita lebih mengerti dan memahami hidup apa dan bagaimana
yang telah dan akan dilalui agar mampu menempatkan diri padanya
Bila hidup itu cermin
Seharusnya kita dapat bersentuhan lebih dekat padanya agar kita
mengetahui dengan jelas benar segala kekurangan yang terpantul dari
cermin itu
Namun, sayang
Kita sering menganggap bahawa hidup itu adalah cermin cembung yang
selalu melebih-lebihkan kekurangan dan mengurang-ngurangkan segala
kelebihan yang kita miliki
atau kita sering menganggap bahawa hidup itu adalah cermin cekung yang
selalu memberikan kekecewaan pada apa yang dipantulkannya
Dan menganggap cermin kehidupan adalah wujud yang lari dari kenyataan
Padahal kalau saja kita mampu merenungkan sejenak peristiwa yang telah
dialami,
baik yang memalukan mahupun yang menyenangkan adalah cerminan diri kita
yang tak sempat kita cermati bahkan luput dari pandangan mata
Cubalah mengerti, andai kita mampu melihat hidup ini seperti cermin
datar
yang setiap hari kita berkaca padanya, melihat noda hitam di wajah
dengan jelas
dan perlahan-lahan mulai menutupinya dengan polesan bedak atau sekadar
lotion,
bukankah itu lebih mudah?
Berapa kali kita bercermin untuk sekadar memperindah penampilan jasad?
Namun,
Ketika itu, sudahkah kita bercermin dengan kehidupan, menutupi
kesalahan dengan
amal soleh yang kita perbuat dan menjadikan kelebihan sebagai jalan
untuk dekat
denganNya seperti yang tiap hari kita lakukan
Sudahkah?
Atau memang kita malu untuk melihat segala kekurangan kita, melalui
cermin kehidupan yang ada di depan mata?
http://sitiyusrinanadihahjamaludin.blogspot.com/2007_03_01_archive.html
0 komentar: Responses to “ Bila Hidup itu Cermin... ”